akibat sitkom suami-suami takut istri

Sinetron Suami-suami Takut Istri (SSTI) yang ditayangkan setiap jam 6 sore sekarang sudah menjadi tontonan rutin saya dan istri. Kami biasanya menonton sinetron ini sambil ngemil sore, membaca koran atau sekedar mengobrol ringan.

Dulu, saya sempat tidak suka dengan sitkom ini, tapi lama kelamaan saya menikmati juga. Mungkin karena hampir tiap hari menemani istri saya menonton sinetron komedi ini ya. :D

Sudah pada tahu dong ya kalau isi sitkom ini menggambarkan para suami yang takut sekali dengan istrinya masing2. Para istri diceritakan sangat berkuasa, powerful dan super galak terhadap para suami. Kadang2 malah kelewatan, soalnya seringkali para suami tersebut menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan oleh istri masing2.

Salah satu pasangan suami istri dalam sinetron komedi ini adalah Karyo dan Sheila. Seperti para istri yang lain, Sheila digambarkan sebagai seorang istri yang sangat2 galak, suka memerintah suami, tapi sangat pencemburu. Apalagi kalau si Karyo tertangkap basah sedang menggoda Pretty, janda kembang idola para suami…wah, bisa habis perut gembul si Karyo dicubit oleh Sheila.

Nah, entah kenapa, istri saya, tanpa sadar secara perlahan namun pasti, mulai mengindetikkan saya dengan si Karyo. Katanya sih karakter si Karyo itu paling mirip dengan karakter saya.

Wah, saya juga bingung mirip darimana ya? Tampang saya jelas lebih beradab dari pada si Karyo, potongan rambut saya juga lebih oke. Badan saya lebih tegap dan tinggi. Perut saya juga rata mendekati six pack, tidak seperti Karyo yang buncit. Mungkin karena sama2 orang Jawa ya….

Awalnya sih istri saya suka mencubit2 perut saya, seperti halnya si Sheila mencubit perut Karyo kalau sedang marah. Tapi tentu saja istri saya mencubit perut saya karena sayang dong. Hehehe…

Tapi, lama kelamaan kok ada kebiasaan Sheila lain yang mulai ditiru, yaitu menyuruh suami berjalan seperti monyet atau bebek ataupun melompat2 seperti pocong.

Misalnya seperti yang terjadi pada suatu sore yang indah ini:

Istri Saya (IS): “Suami, jalan monyet!”

Saya (F): …. (bengong)

IS: “Sayaaaang, jalan monyeeet dooong!!!”

F: “Hah? Jalan monyet? Apa salahku, yang?”

IS: “Gak ada. Aku pengen aja liat suami jalan monyet kayak si Karyo ituuu. Ayo, jalan monyet!”

F: “T…ta…ta…tapi, yang….masa’ jalan monyet sih? Apa gak ada jalan lain yang lebih bagus…?”

IS: “Suamiiiikuuu…..!!!!”

*yak cukup ya dialognya* :D

Alhamdulillah saya masih bisa merayu istri saya supaya tidak meminta saya berjalan seperti monyet dan sebangsanya. Mudah2an ini akibat pengaruh kehamilan atau ngidam saja ya. Orang hamil kan biasanya minta yang aneh2. :D

Yang jelas ini adalah salah satu efek buruk sinetron ini. Buktinya sitkom SSTI ini sering ditegur oleh KPI. Hehehe…

Saya sih mengambil positifnya saja. Istri saya meniru perbuatan si Sheila itu justru karena saking cintanya kepada suaminya. Betul begitu, sayang? :D


11 Comments

  1. Sinetron ini juga bisa menginspirasi para istri untuk bersikap kurang ajar kepada suami dan tepat sekali kalau para suami mencari pelarian di tempat ronda :) ) ( daripada di diskotek)

  2. Tepat sekali, karena sayaaannnggg….Tapi suami gak mau-mau disuruh jalan monyetnya nih..Payaahhh…Ntar sore suruh suami loncat kodok ahhh…:D (jangan kabur ke pos ronda ya, suamiii!!)

  3. oohh gitu to maksutnya…? hehe
    soale gw tadi pas baca kalimat pertama dialognya, kebayangnya ngucapinnya gini : suami! jalan, monyet!

  4. Awalnya saya tidak perhatian pada komedi ini, nahkan berpikir negatif… “kok merendahkan status suami banget ini komedi “, tapi kemudian karena istri selalu nonton akhirnya saya juga terbiasa..dan menganggap sebagai komedi yang menghibur saja ..dan memang ada lucunya juga..its ok

  5. sitkom sti emang lucu and kocak hehe, pokok nya kalo dah liat welas ngambek sambil lempar sendal pake kaki pokoknya lucucucucuu banget. pokoknya kalo saya gak nonton acara ini sekali aje bisa nyesek loh and keseeeeeeeeel aslii deh. bisa buat ngobatin orang stress


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s