iklan baris

Saya sudah cukup sering menulis iklan baris di surat kabar. Biasanya efektivitas iklan baris cukup bisa diandalkan. Buktinya, saya selalu berhasil menjual sesuatu lewat iklan baris.

Karena keterbatasan space, biasanya iklan baris ditulis dengan rangkaian kata2 yang singkat, padat tapi tetap dapat dipahami oleh pembaca. Kalau kita tak pintar2 dalam memilih dan memilah kata, bisa2 pesan yang ingin disampaikan bisa kurang tepat sasaran.

Karena alasan keterbatasan space pula, biasanya iklan baris itu banyak dibumbui dengan kata2 yang disingkat, misalnya TP untuk ‘tanpa perantara’, BU yang artinya ‘butuh uang’, dan sebagainya.

Namun ada juga pemasang iklan baris yang menuliskan semua kata dengan lengkap. Mungkin karena takut pesan yang ingin disampaikan malah tidak sampai ke pembaca iklan.

Ngomong2 tentang iklan baris, yang satu ini agak nyleneh sedikit. Sepintas iklan baris ini seperti benar2 iklan mencari jodoh biasa. Tapi tunggu sampai baris terakhir. Hehehe… :D

Iklan baris tersebut diambil dari sini.