menonton the dark knight kedua kalinya, dan kung fu panda

Kemarin, saya dan istri menonton 2 film sekaligus di bioskop: The Dark Knight dan Kung Fu Panda. Kebetulan kedua film tersebut sedang tayang bersamaan di Pekanbaru dan memang sudah lama kami tunggu2. Satu film lagi yang sebenarnya juga sudah lama kami tunggu tapi belum (tidak) dimainkan di bioskop Riau 21 adalah the Incredible Hulk. Padahal kalau tidak salah film ini sudah lebih dulu masuk ke Indonesia ya.

Ini adalah kali kedua kami menonton The Dark Knight di bioskop. Bukan karena ingin menonton berkali2, tapi karena terpaksa. Iya, terpaksa.

Ceritanya, hari minggu yang lalu, kami sebenarnya sudah menonton film box office terlaris ini. Tapi hanya sampai sekitar 45 menit saja. Waktu itu, tepat ketika adegan Joker datang ke pesta yang diadakan Bruce Wayne untuk penggalanan dana bagi Harvey Dent, si Jaksa Wilayah. Tiba2, kata istri saya, tercium bau asap dalam ruang studio tersebut. Tapi istri saya tidak terlalu merisaukan karena merasa mungkin itu halusinasi saja, karena kebetulan adegannya memang sedikit ada dar-dor senjata api.

Tak berselang lama, sekitar satu menit mungkin, tiba2 para penonton langsung berhamburan keluar dari ruangan tersebut. Suasana panik langsung terasa. Saya dan istri pun langsung berjalan cepat ke arah pintu darurat yang saat itu sudah berjubel puluhan penonton yang juga ingin keluar.

Sementara dalam suasana kepanikan seperti itu, film tetap dimainkan, suasana di dalam studio tetap gelap, tak ada satu pun lampu yang dinyalakan. Mungkin para petugas masih belum sadar apa yang terjadi, sehingga tidak ada tindakan apa pun dari mereka saat itu.

Yang jelas, sebagian besar penonton langsung keluar dari Riau 21 yang kebetulan berada di lantai 3 sebuah mal di Pekanbaru dan berbondong2 menuruni eskalator. Continue reading