mengakses akun gmail milik almarhum/ah

Saat ini, mempunyai (paling tidak) sebuah akun email adalah hal yang hampir menjadi wajib. Email sudah menjadi salah satu sarana komunikasi yang vital. Mulai dari untuk pacaran, untuk berbisnis, untuk lamaran kerja, dan masih banyak lagi kegunaan email yang lain.

Email sudah menjadi identitas diri bagi sebagian orang. Hampir sama deh dengan nomer handphone kita. Ibarat gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggakan belang, maka manusia mati akan meninggalkan akun email, friendster, mySpace, blog, klip di YouTube, foto2 di Flickr atau Photobucket, gravatar, nomer handphone, akun Blackberry, nomer rekening bank, dan sebagainya.

Kalau seseorang itu meninggal, bagaimana dengan nasib “barang2″ yang ditinggalkan tadi? Kalau untuk nomer handphone lama kelamaan pasti akan non-aktif, nomer rekening bank bisa dengan mudah ditutup, akun Blackberry juga akan non-aktif kalau lama tidak dibayar. Tapi, bagaimana dengan akun2 bebas seperti email di gmail atau yahoomail? Atau akun friendster dan mySpace? Semuanya pasti akan tetap bisa diakses dan dilihat oleh publik selama statusnya masih aktif. Nah, biasanya juga, akun2 email tersebut juga menjadi tidak aktif kalau tidak pernah diakses dalam jangka waktu tertentu.

Bagaimana kalau misalnya ada informasi penting yang perlu diakses oleh ahli waris si pemilik akun email? Kalau tidak ada yang tahu passwordnya, tentu akun emailnya tidak akan bisa diakses.

Tapi, artikel ini cukup menjawab pertanyaan terakhir di atas, khususnya bagi pemilik akun gmail yang sudah meninggal. Cukup melengkapi persyaratan2 yang dibutuhkan dan tunggu sampai kurang lebih 30 hari, maka insya Allah informasi yang dibutuhkan bisa didapatkan dengan bantuan dari tim teknis Google.