Menonton video di bawah ini saja sudah cukup membuat suasana hati saya jadi mendung. Ternyata gajah adalah hewan yang perasaannya sangat peka ya.
Cerita selengkapnya bisa dibaca di sini.
Melihat foto ini membuat bulu kuduk saya merinding.
Makhluk raksasa itu adalah Lion’s Mane Jellyfish, ubur-ubur terbesar sekaligus hewan terpanjang di dunia (mengalahkan panjang rata-rata seekor paus biru).
Dibandingkan minggu pertama dan kedua, menu latihan minggu ketiga ini telah sedikit mengalami peningkatan dalam hal durasi waktunya, khususnya untuk easy run dan long run. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah menu latihan minggu ke-3:
- Senin: Interval training
- Selasa: Rest and stretch
- Rabu: Rest
- Kamis: Easy 35-min run
- Jumat: Rest and stretch
- Sabtu: Long 60-min run
- Minggu: Rest
Latihan hari Senin, seperti biasa, adalah latihan interval. Kali ini, saya diminta untuk berlari mengelilingi Hyde Park sepanjang 1.7 kilometer dengan pace yang stabil sebanyak 3 kali putaran diselingi dengan waktu istirahat 2 menit untuk setiap putaran. Semua peserta latihan diharapkan untuk fokus menjaga pace dan postur saat lari, bukan pada kecepatan.
Dari sekitar 30-an peserta latihan lari sore itu, saya termasuk peserta yang berada di barisan belakang. Tapi hal ini justru memacu saya untuk tetap fokus pada pace selama latihan. Apalagi saya masih berusaha menjaga postur lari saya supaya lutut saya tidak ‘kena‘ lagi. Urutan latihan lari interval pada sore hari tersebut adalah sebagai berikut:
- Pemanasan 2 lap (putaran) memutari danau sepanjang 0.8 kilometer.
- Lari keliling Hyde Park sepanjang 1.7 kilometer sebanyak 3 set, diselingi dengan istirahat selama 2 menit di antara satu putaran. Pace stabil, tidak terlalu cepat atau lambat. Kalau bisa tidak lebih daripada 85% detak jantung maksimal.
- Pendinginan 1 lap memutarai danau sepanjang sepanjang 0.8 kilometer.
Berikut report larinya:
Latihan hari Kamis, seperti biasanya, adalah easy run. Kali ini waktunya sedikit ditambah menjadi 35 menit (minggu lalu 30 menit). Alhamdulillah saya berhasil menempuh jarak 5.78 kilometer selama 35 menit tersebut. Mungkin bisa mencapai 6 kilometer kalau saja saya tak memilih rute dalam kota yang pagi itu sudah mulai ramai oleh pejalan kaki dan kendaraan. Keramaian jalanan seperti itu membuat saya berlari lebih pelan.
Berikut report larinya:
Latihan terakhir minggu ketiga ini adalah long run selama 60 menit. Ini adalah pertama kalinya saya lari non-stop selama 1 jam lebih sedikit. Jarak lari kali ini juga merupakan jarak lari terjauh yang pernah saya tempuh, yaitu 9.48 kilometer. Secara pace atau kecepatan lari, kali ini saya bisa dibilang berlari cukup lambat. Rata-rata 6’58″ per kilometer atau hampir 7 menit per kilometer! Tapi itulah esensi dari latihan long run dimana yang ditekankan adalah kestabilan pace atau kecepatan selama berlari.
Berikut report larinya:
Selain jadwal latihan lari, stretching dan istirahat yang teratur, asupan makanan yang cukup juga sangat penting. Saya berusaha mengkonsumsi karbohidrat yang cukup beberapa jam sebelum lari serta minum air putih yang cukup sebelum lari, saat lari dan seusai lari. Setelah latihan pun saya usahakan untuk makan yang cukup dan memperbanyak konsumsi buah-buahan.
Halaman resmi Apple yang berisi tentang iTunes U, iBooks Author dan iBooks Textbooks for iPad. Bisa dilihat juga beberapa video yang terkait termasuk video dari keynote event semalam.
Jin Kim menyimpulkan teorinya:
The bottom line is there is a difference between how Apple improves the visual experience on the iPhone and how Android smartphone OEMs do it. Apple has improved display quality on the iPhone while keeping it the same size while Android smartphone OEMs have competed with Apple by moving to 1280×720 and much bigger displays.
BBC News mengumpulkan beberapa prediksi tentang hal-hal yang mungkin bisa terjadi dalam kurun waktu 100 tahun ke depan dari para pembacanya.
Pengelola situs ensiklopedia terbesar di dunia, Wikipedia, melakukan aksi black out selama 24 jam sejak jam 1 siang waktu GMT+8. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes atas rencana pengesahan dua undang-undang anti pembajakan (SOPA dan PIPA) oleh Kongres Amerika Serikat.
Sudah pukul 12 malam dan mata sudah lelah, tapi tidak bisa tidur. Lebih baik saya meracau saja di blog ini. Kali ini yang terpikir di benak saya adalah tentang atheism yang setahu saya definisinya adalah ketidakpercayaan akan adanya Tuhan pencipta semesta alam. Orangnya disebut sebagai atheist.
Ini bukan tulisan yang serius dan tidak ada maksud untuk menghakimi kepercayaan (atau ketidakpercayaan) orang terhadap Tuhan. Saya sendiri percaya adanya Tuhan dan saya punya banyak teman yang atheist.
Kembali ke pokok tulisan, atheism itu mungkin berasal dari kata theism yang artinya berketuhanan ditambahi awalan a- sehingga artinya menjadi tidak berketuhanan atau tidak percaya keberadaan suatu zat yang menciptakan alam semesta ini. Sama seperti kata asusila = tidak bersusila, amoral = tidak bermoral, anonoh = tidak senonoh.
.
Kenapa seseorang bisa menjadi seorang atheist? Penyebabnya mungkin sangat beragam, tapi yang ada di benak saya saat ini adalah:
- Faktor keluarga dan lingkungan. Ini adalah salah satu faktor yang sangat berpengaruh dalam membentuk keyakinan seseorang. Seorang anak gadis perawan yang tumbuh dalam lingkungan atheist, tentu kemungkinan besar akan menjadi seorang wanita dewasa yang atheist juga.
- Faktor kekecewaan. Seseorang yang tadinya sangat agamis bisa menjadi seorang atheist karena kecewa kepada Tuhan. Contoh, si Badu yang super alim ternyata ditolak cintanya oleh gadis pujaan hatinya. Padahal Badu tak pernah absen berdoa memohon kepada Tuhan agar dia bisa menikah dengan si gadis. Badu kecewa setengah mampus dan hilanglah kepercayaan dia terhadap Tuhan.
- Faktor logika dan sains. Kebanyakan atheist menganggap bahwa agama adalah ciptaan manusia sebelum berbagai kejadian di alam ini bisa diterangkan oleh sains. Kini setelah ilmu pengetahuan semakin maju, makin banyak pula yang bisa dijelaskan secara ilmiah. Jadi, bagi atheist, konsep ketuhanan sama sekali tak bisa diterima.
Konon kabarnya, jumlah atheist di dunia cenderung mengalami peningkatan. Bahkan, seperti di Australia ini misalnya, makin banyak orang yang menyerukan ketidakperluan agama dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya waktu masa sensus penduduk beberapa waktu lalu, penggiat atheism mengkampanyekan penghapusan field tentang religion pada kartu sensus karena dianggap tidak relevan lagi.
Pada akhirnya, menjadi seorang pemeluk agama maupun atheist adalah pilihan.
Saya tidak tahu ujung tulisan saya ini harus bagaimana. Jadi lebih baik saya sudahi dulu tulisan ngawur ini.
Wassalam.
Ini bukan iPad ataupun sekedar tablet biasa. Presto, begitu namanya, adalah tablet yang dirancang khusus untuk rumah makan dan bar. Beberapa hal yang bisa dilakukan oleh Preston: mencatat pesanan pelanggan, memprediksi kapan pesanan akan datang, memberikan rekomendasi wine berdasarkan kepribadian pelanggan, membuat pelanggan bisa membayar dari meja saja, mengirimkan receipt kepada pelanggan via email.








